Kamis, 15 September 2011

Cinta Di Kepergianmu

Keadaan Alam sedang tak bersahabat kala itu. Malam tanpa bintang cuaca kian gelap, hujan turun cukup deras. Angin kencang disertai gemuruh bersahut-sahutan. Nia rahmawati hanya duduk sendiri diruang tamu bersabar menunggu kekasihnya bernama yanto. Kebetulan malam itu adalah malam minggu, malam yang ditunggu-tunggu para kaum muda yang dimabuk asmara untuk bertemu (baca: kencan).

Nia adalah seorang gadis yang manis, sudah lulus sekolah tingkat atas namun tak melanjutkan ke perguruan tinggi. Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan ali dan suminah. Kakak perempuan yang pertama sudah menikah dan ikut suaminya, sedangkan kakak laki-lakinya bekerja diluar kota. Kekasihnya yanto, seorang karyawan swasta bekerja di suatu perusahaan.

Di dalam rumah nia hanya sendiri duduk tak tenang."mungkin dalam perjalanan" pikirnya. Perasaannya harap-harap cemas sambil sesekali melengok dijendela menanti sang kekasih. Ibunya yang sejak waktu isya berkumandang berada ditetangga sebelah membantu menyiapkan keperluan hajatan beserta tetangga yang lain. Sedangkan ayahnya sedang tidak ada dirumah.

Sekarang sudah jam 20:30 Hujan masih turun, dilihatnya telepon rumah tetap ia tak berdering. Mungkin jika tak datang yanto akan meneleponya. Berulang kali nia memandang jam dinding belum juga ada tanda-tanda kehadirannya. "kemana sich nih orang, tidak biasanya telat begini. Jangan-jangan karna hujan kali yah dia tidak jadi datang" gerutu nia sambil kesal.

Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan pintu. " nia.. ini aku" suaranya yang tak asing. Dengan sigap bergegas nia membukakan pintu, dihadapannya berdiri yanto sang pujaan hati. Dengan pakaiannya yang basah kuyup, dia berkata" maafkan aku nia, membuat kamu menunggu. tadi dijalan ada hambatan kecil, jadi sedikit terlambat". Nia menjawab" tidak apa-apa koq, yang penting kamu sudah datang". "nia..." Tiba-tiba yanto memeluk nia dan berkata "aku mencintai kamu... nia" wajah nia memerah. Walau agak kaget nia pun membalas ucapannya dan berkata "aku juga mencintai kamu".

Walau pelukan mesra, tapi nia merasa dingin saat menyentuh tubuh yanto.
"sudah...malu kalau dilihat tetangga" bisik nia. Nia menyuruh dia masuk ke dalam rumah 'tuk ganti pakaiannya. Dia sediakan handuk dan pakaian kering lalu menyuruh mengganti pakaiannya di kamar. Yanto mengambil handuk lalu menuju kekamar sedangkan nia menyuguhkan piring berisi roti bakar pemberian yanto.

Sepintas ada yang mengganjal dalam pikiran nia, biasanya yanto tiap kali datang dengan motor kesayangannya.
"ah..Mungkin sedang dibengkel" pikirnya. Waktu itu pikiran dan hatinya dipenuh oleh kebahagiaan, jadi tidak pedulikan hal sekecil itu.

Tak lama berselang, Tiba-tiba telepon rumah berbunyi ternyata dari sahabat nia bernama doni teman yanto juga, dia mengabarkan berita duka.

Doni: " halo..nia nia.. ini doni (gugup)".

Nia:"halo, iya..Don ada apa yah?"

Doni: "nia, kamu harus kuat mendengarnya yah, kamu sabar..nia!"

Nia:"iya..Memang ada apa don (penasaran)"

doni:"nia..Yanto, Yanto kecelakaan...Dan..Dan..Meninggal. sekarang jasadnya dibawa ke RS.Rawat Budi"

nia tak percaya:"kamu jangan bercanda doni, ini orangnya ada dirumah, dikamarku sedang mengganti pakaiannya yang basah"
doni:"aku tidak bercanda nia sungguh!! (berusaha meyakinkan). Tadi, sesaat sebelum kejadian kami bertemu dijalan, saat aku datang dia sedang membeli roti bakar. Kami sempat berbicara, Setelah dia kembali melaju sekitar 50 meter, diarah berlawanan sebuah mobil pick up melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian oleng dan..disaat itulah menabrak motor yang dikendarai yanto."

*hening*

(yang didalam rumah nia adalah roh kekasihnya)
Nia tertegun, shock dan hampir tidak percaya atas semua keterangan yang diberikan oleh doni. Tubuhnya gemetar pikirannya kacau, lalu nia terhenyak, matanya terbelalak ketika melihat piring dan bungkus makanan diatas meja yang harusnya tersedia roti bakar ternyata hilang. Dia merasa baru beberapa menit menaruh makanan itu lalu mengangkat telepon.

Masih dalam keraguan dia menoleh ke arah kamarnya yang ia yakini didalamnya dimasuki oleh yanto. Gagang telpon ia lepaskan hingga jatuh kelantai secepat kilat nia bergegas ke kamarnya, dia masuk dan tak melihat siapa-siapa didalamnya. Hanya handuk dan pakaian ganti tercecer dilantai. Dia sudah tidak ada dikamarnya. Nia jatuh tersungkur. Mulutnya menganga seolah tidak mempercayai apa yg dialaminya. dia histeris menangis menyebut nama yanto.
ayahnya pulang dan terkejut seketika mendengar nia menjerit histeris. Ditemukannya nia sudah tak sadarkan diri.

*setelah nia siuman dan hatinya dapat ditenangkan oleh keluarganya, mereka berangkat menjenguk jasad yanto. Ibunda yanto hampir tak bisa mengendalikan diri setelah melihat jasad yanto,kemudian pingsan. Yang lebih bersedih adalah nia yang ditinggalkan sang kekasih dan cinta sejatinya dan tak dapat lukiskan betapa berdukanya ia. Dia masih mengenang dan ingat dengan apa yang ia alami semalam. Roh dari yanto datang untuk terakhir kalinya. Untuk melihat dan mengatakan kata cinta kepada nia sang kekasih hatinya.

Rabu, 14 September 2011

Bidadariku

kaulah bidadariku

datang dikala senja

Memberi cahaya terang

Yang memudarkan

kegelapan malam

Mengisi jiwa kesepian..

dengan pesona cinta..

Penjaga taman surga

dalam relung hatiku..

Selasa, 13 September 2011

Cintaku Padamu Untuk Selamanya

Serpihan cinta masih tercecer dihatiku, puing- puing kenangan indah bersamamu tersimpan rapi dibenakku.

Senyummu yang indah selalu tergambar dimataku. Kadang terlintas melesat bayang wajahmu di pikiranku.

Memang kita sudah tak lagi bersama namun kau tetap kuanggap sebagai bidadari hatiku.

Kini kau jauh dipandangan mataku, hanya cinta dalam hati yang kau tinggalkan untukku.

Kau pernah menanam benih cinta ditaman hatiku, kau sirami dengan perhatian, kau beri pupuk dengan kasih sayang, dan kau pagari dengan senyuman.

Kemudian tumbuhlah kembang rindu bila kita tak bertemu. Hingga tak kusadari mekarlah bunga cinta dihatiku.

Kau isi kehampaan hidupku, temani kesendirianku,cerah terangi kegelapan hatiku, dan memberi keindahan dalam hidupku.

Namun kita memang tak bisa melawan takdir, ada pertemuan ada perpisahan. Kau tinggalkan aku bersama luka cinta yang dalam, yang hanya bisa disembuhkan oleh kehadiranmu.

Didalam kesendirianku, kegelisahan menyelimuti hatiku, kerinduan menjalar bersama aliran darahku, tiap detak jantungku menyebut namamu.

Dalam hatiku bunga cinta takan kubiarkan layu akan selalu kujaga tetap bersemi sampai napasku berhenti.

Kau selalu dihatiku, tersimpan dalam, terpendam jauh tak terselam.

Kasih...tak dapat kuhapus dirimu dari pikiranku, tak bisa kuhilangkan perasaan ini dari hatiku, tak sanggup kulenyapkan cinta ini dijiwaku, karena....

'Cintaku Padamu, Untuk Selamanya '

Ketemuan Gagal

Aku calling kamu pada hari sabtu

janji bertemu di malam minggu

malam tiba aku tunggu kamu

menuggu dibawah pohon bambu,


Aku tunggu sampai jam satu

rasa gelisah tiada menentu

hati terganggu kian terpadu

bulu kudukku saling beradu,


Lalu aku lihat sesuatu

bayangan disebelahku

aku melangkah maju

menuju kearah itu

setelah baru tahu

aku kira kamu,


Ternyata sesosok Hantu

duduk diatas batu

diam membisu

giginya satu

keteknya berbulu

napasnya bau

badanne mambu

matane metu

aku lari langkah seribu!!!!

Kerinduan Cinta

Saat ku termenung sendiri
Tanpa ada yang menemani
Hanya gelap malam sunyi
Tempat berbagi dalam sepi

Dalam angan ku ingin terbang
Kepakkan sayap kumelayang
Diatas langit kupetik bintang
Cahaya pijar sinar terang

Kudengar lagu yang sendu
Nada indah suara merdu
Melodi irama alunan syahdu
Terbuai hati selimut rindu

Terbayang lagi kisah cinta
Detik waktu lalui bersama
Jalanan berduri tak terasa
Jalinan asmara bak permata

Kini hanya jadi kenangan
Masa lalu tertinggal dipikiran
Tak mudah untuk dilupakan
Tak akan hilang diingatan

Rasa ini terpendam dalam
Harapan hampa makin kelam
Mimpi indah kian tenggelam
Rinduku jauh tak terselam

Kasih kudapat darimu lekat
Sayang dihati kekang terikat
Cinta dijiwa kujaga terawat
Bahagia selalu do'a kupanjat

Hanya kamu berada dihati
Tiada lain mampu terganti
Cinta bersemi sampai nanti
Abadi selamanya hingga mati

Bidadari Tanpa Sayap

Aku berdiri dijendela kamar melihat air hujan membasuh bumi dipagi hari. Aku lelaki penyendiri yang menatap kegelisahan hujan. Tak tampak cahaya mentari berani menembus awan mendung beserta gemuruhnya. Tetes-tetes air hujan merekat dikaca jendelaku bagai ratusan mata menatapku yang sedari tadi memperhatikannya.



aku menatap balik kearah mereka seakan terhipnotis, mendadak serasa dingin perasaanku merasuk kejiwa. Kemudian mataku kembali melihat bayangan titik
nadir; lubang hitam. Sebuah lorong waktu yang kelam,
ujungnya tak dapat
ditangkap oleh pandangan
mata..aku melangkah kedalam,
semakin tenggelam, Larut
dalam kegelapan yang
mencekam. Tubuhku melayang hingga muncul didepanku sebuah pancaran
sinar.


Sebuah titik sinar yg mulai meredup
menarikku dan masuk didalamnya, semakin lama membesar dan
melebar. Sinar itu Membentuk
seperti dinding waktu..aku menembusnya seperti roh yang keluar dari jasadnya. Terpana mata ini seketika, dihadapanku sebuah taman
seindah surga. taman yg sederhana ditengahnya
dihiasi penuh bunga,
dibatasi oleh sungai kecil
bening penuh bebatuan.




Dari kejauhan ada sebuah
pohon yg rindang menarik perhatianku. aku melangkah kian mendekat,
seekor kupu-kupu seperti
menuntunku membawa
aku ketempat pohon itu
berada. Aku terkesima
dibawah pohon yg teduh terlindung dari pancaran
matahari, ada sosok
Bidadari Tanpa Sayap. Jantungku berdegup kencang saat memandangnya. Wajahnya cantik ayu nan mempesona. Matanya bagai batu shafir biru dgn
bibir merah delima,
wanginya aroma 1000
bunga bergaun putih sutra. Aku menatap takjub seperti segala keindahan alam semesta menyatu pada
tubuhnya. Sedang ia duduk
termangu
memandang kedua burung
merpati putih sedang
membangun sarang. Aku menghampirinya dgn
Sedikit canggung, dia menatap dgn tersenyum kepadaku.



Aku
Bertanya siapa dirinya, dia menjawab dia
adalah penjaga taman
tersebut, namanya wulan
maharani. Lalu dia berkata, "aku tetap disini menunggu
hingga waktunya tiba..".
Aku bertanya: "waktu untuk
apa?".dia menjawab."waktu hingga dirimu membawa
mahkota dari cahaya,
setelah itu kau bisa
membawaku kemana saja
yg engkau inginkan".



Sabtu, 10 September 2011

Setangkai Kata

Blog itu isinya apaan yah?
Semacam tempat curhatan gitu yah..

Berarti sama aja dengan buku diary gitu kan yah..

Kalo begitu sekarang gue punya buku diary pribadi donk.

Anyway karna ini diinternet bisa diakses oleh siapa aja berarti bukan pribadi lagi donk namanya.

Baiklah kalau ada orang atau siapapun yg mampir ke blog gue (walaupun gue yakin gak bakalan ada) gue cuma pengen nyampein sesuatu bahwa inilah blog gue dan di blog inilah tempat gue menadah perasaan, menampung kisah, berbagi cerita, menulis dan menyuguhkan potongan catatan-catatan kecil sisi lain dari kehidupan gue.

Enjoy aja...

Tips: sebelum membacanya coba deh siapin cemilan, rokok, kopi, bodrex, minyak angin dan jangan lupa juga kantong plastik buat antisipasi jaga-jaga kalau selama ngebaca blog ini kepala anda merasa mau pecah, pusing-pusing dan mual-mual mau muntah.

Semoga muntahnya bermanfaat....

Kamis, 01 September 2011

Suasana Lebaran (bag3/habis)

gue bangun pagi disaat iler gue masih basah didagu. Liat jam ternyata jam 6 lebih dikit, perasaan gue tenang aja karna sang surya pun belum menampakkan sinarnya. Gue mandi, ganti baju koko, sarapan trus...Jam 6:30 gue pergi ke masjid tuk tunaikan sholat ied.




sampe gerbang gue terperanjat kaget, gue ngga nyangka jam segini tuh udah telat banget, mesjid udah penuh oleh jamaah + sendal-sendalnya. bahkan banyak orang yang ngga kebagian tempat duduk cuma nangkring ditempat parkiran motor. Dari sini gue dapet rumus:
Sholat Ied
( jam 06:30 am + masjid penuh + banyak sendal = ngga kebagian tempat duduk )




tapi berlanjut kawan, gue ngga sendiri berdiri diparkiran, hingga saat sholat ied dilakukan gue tetap sholat ditempat parkiran *mau dimana lagi, tempat yang kosong cuma di toilet*




setelah selesai sholat, dilanjutkan dengan ceramah khutbah. Lalu, rasa harupun tiba setelah imam membaca shalawat, itu tanda kami berdiri saling bersalaman, memaafkan satu sama lain. Yang muda mencium tangan kepada yang tua, sambil membuat barisan melingkar kaya orang ngantri kupon, disaat bersamaan kami sempat bercanda, 'awas dompet..awas dompet' *takut ada copet* secara orang pake sarung engga bakalan ada yang bawa dopet.



rasa haru terlihat sama orang-orang yang ikhlas, mereka memaafkan kesalahan yang menyakiti hatinya. Begitupun sebaliknya, yang merasa punya banyak salah hari itu tidak takut tidak dimaafkan, contoh..gue sendiri.




sampe rumah kpd orang tua gue sungkem, adek gue, kakak gue, paman-bibi gue, ponakan gue sama-sama saling memaafkan. Betapa mulianya hari itu, wahai sodara-sodara sekalian.
End

Rabu, 31 Agustus 2011

Suasana Lebaran (bag.2)

Keringat dingin mengucur deras, pandangan gue kabur, penglihatan terbatas, tubuh gue lemas, kaki gue gemeter dan satu- satunya yang gue pikirin adalah gue pengen boker.


*masuk ke WC*
*SENSOR*
*20 menit kemudian*
lepas... Aneh...yah kenapa setelah 'sit in closed' pikiran sama badan gue ringan bgt, seperti beban sampah dilambung udah dibuang gitu. Kemudian gue masuk kamar, ngechez hp, ganti baju terus berangkat bawa zakat. Saat dijalan menuju rumah yang mau gue santunin, ada kejadian yg bikin gue bt abiz. Ceritanya begini...(sound effect)*jeengjeeng*ayam..ayam

#LatahAlaRuben

takbiran belum lengkap tanpa suara gendang*ehh..suara bedug. Itu-tuh alat musik yang sering dipake ngeband. Fungsinya sebagai pengawal adzan .Bedug mesjid disini bentuknya silinder dengan bagian depan lebih besar daripada belakang. Bagian depan Luas diameternya kira-kira 2 jengkal tangan orang dewasa serta panjangnya 2 langkah kaki adek gue, dan bagian belakang cuma 1 jengkal tangan gue. Bahan bedug terbuat dari kayu yang gue ngga tau namanya tapi alasnya dari kulit sapi segar pilihan. Berat bedug kira-kira ngga jauh beda sama berat badan Ade namnung.



Namanya malem takbiran bukan hanya tabuh bedug doang yg bikin rame tapi juga lebih istimewa berkat adanya kembang api dan petasan. Ini dia yang bikin gue bt abiz.*apa gunanya tuh dari tadi ngebahas tentang bedug*


kembang api mengandalkan cahaya berwarna warni ngga terlalu berbahaya, ponakan gue yg berumur 4 thn maenin ini. petasanlah yg bnyk menarik perhatian orang. enggak hanya mengandalkan bunyi ledakan dan cahaya tapi juga percikan api, Biasanya terdapat pada petasan roket.

Seperti saat malam tahun baru, langit malam inipun dihiasi dengan warna dari petasan. Dari tiap sudut kegelapan malam Mereka berpesta, menyalakan petasan dgn warna yg begitu terang, suaranya YG MENGGELEGAR saling sahut-sahutan BLDARR.. DURR..DARRR...CeSSSHH...*suara yg terakhir dari kentut gue*. Yang namanya petasan terbangnya ngga hanya lurus keatas meletus diangkasa, tp juga ada yg terbangnya plin-plan macem orang mabok sempoyongan. Namanya petasan kupu-kupu.

saat gue jalan kaki asyik, gue sich seneng aja didepan gue liat segerombolan bocah maenin petasan. yang gue pikir, kecebong anyut gak bakalan maenin petasan yang bahaya. Yang gue ngga pikir, tuh kecebong anyut pake petasan kupu-kupu. Die bakar, die lempar keatas, tapi terbang spin kearah gue dan meledak tepat diatas gue, untung Gue nunduk.

Gue cari kepala gue syukur masih ada. ngga ada yg terluka sich, tapi cukup ngagetin. Kalo aja gue jantungan berarti gue pohon pisang. gue cuma bisa ngedumel : Anjir...nih bocah ngga kira-kira lempar petasan ke orang lewat. Yg lebih ngeBT'in mereka malah ketawa ngakak guling-guling.

Apes..awas lo, kalau bukan malem takbir pasti udah gue cancang (*gantung) diatas tower telkom. Gue terusin jalan sambil lupain kejadian tadi, gue ikhlasin siapa tau gue dapet pahala karna ngga jadi nyancang tuh bocah diatas tower.

Waktu emang ngga kerasa, udah lewat tengah malem gue beranjak tidur,gue ngga mau kesiangan, biar besok bisa sholat ied. guepun tidur.

*zzzz..k..kr..rr..z..zz..*
(bersambung..)

Suasana Lebaranku (bag.1)

sore begini dihari selasa tgl 30 agustus, cahaya matahari masih nyengat pas dimuka gue, udaranya pun masih sama kaya kemaren, gue liat langit cerah banget gue prediksi ngga bakalan ada tanda-tanda bakal ada ujan. Tapi kenapa bayangan dikepala gue nanti malem bakalan banyak bgt bintang jatoh...*dari po'on* #ehh. Gue masih puasa karna ngambil lebaran hari rabu.

dijalan gue liat arus lalu lintas begitu padat, kebanyakan penghuninya kendaraan beroda dua. Mereka kebanyakan memegang rantang nasi dan kantong plastik berisi beras. gue bisa nebak kalau mereka nganterin barang2 itu tuk sanak family yg tinggal di desa tetangga.

yahh...memang ini hari beda bgt, hari yang sibuk buat mereka untuk nyambut malam takbiran. Gue cuma duduk manis nunggu beduk magrib dipinggir jalan disebuah warung milik buaji tempat nongkrong gue sama temen2 gue. *adzan maghrib, gue buka puasa* bergegas ke mesjid, tunaikan sholat berjamaah.

*malam takbiranpun tiba*
awal dikumandangkannya takbiran, selesai kami sholat maghrib berjama'ah. Dengan towa mesjid abahaji selaku imam, memproklamirkan takbir 'Allahu akbar, Allahu akbar Allahu akbar..Laillaha Illallah wallahu Akbar..Allahu Akbar walillahilhamd'kami jamaah bener2 syahdu saat pertama kali mendengarnya. Telinga mendengar, batin merasakan, sungguh indah kalimat yang berkumandang ini. *keren \(^_^)/*

*dirumah*
nyokap nyiapin beras buat gue zakat fitrah. Gue makan lontong sayur ekstra sambel. Adek gue sibuk nyari korek api buat bakar petasan. Tetangga nenek gue...entahlah gue gak mau ikut campur urusan orang, terakhir gue denger mereka sibuk nyariin sendal yang ketuker dimesjid.

'Perut kenyang, hatipun senang' itu motto si Ihsan temennya si ipin & upin. Tapi, kok badan gue kagak enak yahh. Keringat dingin mengucur deras, pandangan gue kabur, penglihatan terbatas, tubuh gue lemas, kaki gue gemeter dan satu-satunya yang gue pikirin adalah gue pengen boker. (bersambung..)

Senin, 29 Agustus 2011

Sebuah Photo Yang Menjadi Semangat Hidup(bag.3/habis)

Photo itu sangat berharga bagi gue karna tersimpan suatu kenangan yang mesra, kenangan saat dimana hati seorang pria polos hanya takluk pada seorang wanita.

Balik lagi kecerita dimana keadaan gue saat didalam kamar. Saat gue pandangi photo tersebut dalem-dalem, gue masih ke inget dia. entah perasaan darimana airmata gue menetes. Hati dan pikiran gue menyatu, terasa dingin sejuk menyelimuti tubuh gue.


yang ada dipikiran gue, kalau gue mati sekarang, gue engga akan pernah melihat, dan bertemu dengan dia lagi,
engga bisa ngucapin "hai, apa kabar,wen" atau "met ulang tahun, yahh..semoga panjang umur" disaat ulang tahunnya dan gue engga sempet ngucapin "smoga bahagia selamanya" di saat dia married nanti.

tapi hati gue ngebales ngomong 'elu mau seperti itu' mendingan elu minum deh, trus makan, semangat lagi, bangkit lagi, hidup lagi. Dan gue cuma bisa tarik napas panjang sambil memejamkan mata, kemudian ngebayangin dia yang ada disana. Gue buka mata dan sekali lagi pandangin photo itu dalem-dalem.

(sumpah gue masih meneteskan airmata) sekarang giliran mulut gue ambil bicara, guepun berkata "gue akan terus bertahan dan melanjutkan hidup ini, serta menunggu dan menunggu saat hari itu tiba. Saat dimana gue akan ketemu dengan loe lagi, secara langsung dihadapan gue. Gue pengen ngeliat elu tersenyum ceria didepan gue, dan gue bales senyuman juga.

karna bagi gue senyuman itu lebih berharga dan indah dari apapun. itulah harapan hidup gue, pengen ngeliat dia tersenyum sbg tanda kalau dia dahagia. Ngga peduli bagaimana keadaan gue, Asal loe bahagia walau dimanapun dengan siapapun.


setelah berkata semua itu, hati gue terasa tenang kembali, disamping gue masih ada makanan dan minuman buka puasa yg belum gue sentuh. Dan tanpa berpikir panjang gue abisin tanpa sisa sedikitpun. Abis kekenyangan guepun tertidur.
END .

Sebuah Photo Yang Menjadi Semangat Hidup (bag-2)

Benda yang menempel di dinding itu sebuah bingkai yang terdapat sebuah photo kenangan.

Photo itu adalah suatu kenangan manis saat gue masih bersama MANTAN KEKASIH gue. Yah..begitulah gue menyebutnya MANTAN KEKASIH karna dia pernah menjadi KEKASIH gue. Gue sebut aja dia'wen**'(tuk hormatin privasi dia sengaja nama disamarkan). Dia gadis yang cantik , murah senyum, baik hati dan tidak sombong. Saat itu dia satu-satunya orang yang ngerti gue, yg perhatian, dan yang peduli sama gue. Itulah yang ngebuat gue sayang banget sama dia. Dia begitu BERHARGAbagi gue *sesuatu banget*.

Kisah itu udah lama, waktu gue masih muda dan cupu (skrg jg msh cupu). Walaupun gitu gue tetep kangen sama dia. Bukan hanya sbg mantan, gue pernah bilang ke dia kalau dia udah gue anggep seperti saudara sendiri, yang ngajarin gue banyak hal. Kembali, Masih dalam perasaan depresi dikamar, Gue pandangi photo itu dalem banget karna gue berpikir untuk terakhir kali gue bisa memandangi dia walau lewat sebuah photo.

Bingkai berwarna merah berisi sebuah gambar photo gue dan sang MANTAN . Gue diposisi sebelah kanannya memakai suiter warna hijau dengan tangan kanan membentuk pistol kearah dia yang berada disamping kiri gue. Dia cantik banget dengan setelan warna putih berenda, rambutnya lurus diselipkan dibelakang kupingnya jatuh kepundaknya. Tangan kanannya merangkul belakang badan gue dan tangan kirinya dipinggul gue. Kami berdua tersenyum kearah kamera saat itu.


Tiap kali gue ngeliat photo itu, terbayang lagi saat-saat indah bersamanya. Photo itu adalah 1 dari 2 photo yang diambil di studio photo dikawasan warakas. Dengan background 'LOVE-LOVE 'biru-ungu berhiaskan kerlipan bintang kecil.

Gue inget betul sesaat sebelum shoot, kita ngga tau harus pose gimana kita ketawa bingung, dan malu karna distudio itu bukan cuma kita aja yang mau dishoot. Kita pun berpose sejadinya seperti gambaran diatas.


Photo itu sangat berharga bagi gue karna tersimpan suatu kenangan yang mesra, kenangan saat dimana hati seorang pria polos hanya takluk pada seorang wanita.
(bersambung...)

Sebuah Photo Yang Menjadi Semangat Hidup(bag-1)

Gue bangun tidur disore sebelum adzan maghrib berkumandang, hari ini gue masih puasa, dan nyokap masih sibuk menyiapkan santapan buka puasa. Emang ada benernya juga dilarang tidur disore hari katanya 'PAMALI' dan emang bener itu terjadi. Perasaan gue ngga enak seakan-akan perasaan sedih gue yang ada dihati keluar semua.


Gue menyendiri dikamar bahkan sampai waktu isya. Ngga tau napa gue seperti Kebawa perasaan orang yang mengalami depresi berat, bahkan sampe gue menangis berat, gue juga ngga ngerti kenapa pengen nangis gitu.



Asli gue jadi badmood, ngga pengen ngapa-ngapain cuma pengen nangis. Kaya orang mau bunuh diri gitu karna beban hidup. Dimeja kamar gue ada teh manis dan nasi lengkap dengan lauknya buat buka. Tapi gue ngga mau makan sampe lebaran dateng. Biar nanti lebaran gue udah kehabisan cairan tubuh, kemudian mati lemas

Gue akan terus didalam kamar karna bagi gue kamar adalah surga gue. Mata gue udah berkunang-kunang, seluruh badan gue lemes banget. Dalam pikiran gue, kalau aja emang bener malaikat maut bakal dateng saat ini, gue pengen mati dengan tersenyum. Gue udah pasrah gitu..


Pandangan mata gue udah kabur, tapi masih bisa ngeliat sinar lampu kamar gue, gue masih terbaring lemas dan gue belum buka puasa, padahal waktu udah adzan maghrib.

Mata gue ngeliat seluruh bagian kamar dan kemudian berhenti pada benda yang menempel di dinding. Bukan...bukan, benda itu bukan seekor cicak-cicak di dinding diam-diam merayap (ada seekor nyamuk hap.. lalu ditangkap) *ini nape jadi nyambung ke lagu yahh*


Benda yang menempel di dinding itu sebuah bingkai yang terdapat sebuah photo kenangan.
(bersambung...)

Sabtu, 27 Agustus 2011

Cinta Tak Harus Berakhir Bahagia

judul diatas cuma DRAMATISASI aja sich, dan gue nggak tau apa artinya DRAMATISASI , yang GUE TAU sebenernya SUKA ke Lawan Jenis itu ngga haruz jadian. ex: kalo ada cowok nembax cewe truz cowok bilang ke C cewe 'gue SAYANG ma lo..', (gak harus lanjutannya, mau gak jadi pacar gue?)

arti SAYANG disini bermakna luas, ungkapan tulus seorang teman dengan temannya, teman sama pacar temennya (lho??).
biasanya ungkapan cowok sama temennya yang cewe itu biar C cowok dapet perhatian C cewe, gak cuma sbg temen doang, pengen dianggep tuh jd orang sampingan selain pacar C cewe, nah kalo udah gitu C cewe punya temen curhat selain pacarnye.


Terkadang emang kalo temenan dicampuri rasa SUKA tuh susah bgt (itu kata gue loh..)*cie..Pengalaman tuh*
gue pernah...*tuh iya kan?!!* (gue lanjutin) gue pernah temenan ma cewe yang bikin gue suka bgt ma doi. Tapi emang susah bgt (sengaja diulang)
susahnya gini kalo deket ma doi gue jd salting. Nah tunggu dulu udah tau kan salting itu apa, salting itu salto banting-banting*nah loh ini appah lagi*


ngeliat doi bikin galau, ngobrol ma doi bikin merinding bulu kuduk, bercanda ma doi tambah dalam hatiku ini sehingga akupun berdo'a 'ya Tuhan jodohkan aku dengannya' well, kalo udah kaya gitu hari2pun penuh dengan pelangi.

Tapi kadang takdir berkata lain, saat gue cari kesempatan buat nyari tahu perasaan doi gimana ke gue, ini dia jawabannya 'eh gue kurang suka kalo temenan baek tp suka-sukaan'

jawabannya mematahkan ranting dipoon cemara
hari2 yg gue laluin didunia terasa hampa, tak seindah mimpi, tak seindah pelangi, gue pengen mati aja, mana? Mana? Baygon cair, cepet ambilin baygon gue pengen...

gue pengen ngusir nyamuk *lebay..Deh*
perasaan gue ancur, andaikan dia tau kalo gue pengen bgt doi lebih dari sekedar temen. Dan gak lama gue denger doi tuh jatuh hati sma temen gue temennya dia juga, dalam hati gue 'lha, pan kemaren-maren bilang kagak suka temen jd demen' ini nape kebalik gini. Dan akhirnya mereka jadian terus hidup bahagia selamanya . Sekian.
(gue kapan bahagianya yah..) dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa gue jomblo ngenes,
#jleb
*kayanya ada yang salah yah..Kok gak sesuai ma judulnya*
emang (baru nyadar >,< ) ini sebenernya nyeritain tentang gue apa temen gue sih, gue juga bingung. Ya udah intinya mah gue sama cewe itu cuma jd temen aja kok.
GAK BERAKHIR BAHAGIA KHAN GUE??!!!!

Kamis, 25 Agustus 2011

kata pengantar

Ini Catatan Gue:_

Gue sebenernya udah lama pengen nulis diblog tapi waktu sama keadaan gue yang ngebuat gue ketunda mulu.
Well, walaupun githu gue sempetin buat corat-coret dulu dikertas trus nanti gue post ke blog gue.


beydewey, awal mulanya gue kagak tau tuh cara2 bikin blog. Gue sering liat kata2 blog kalau lagi maen internet, contohnya gue buka gambar2 di gugel (yang pasti bukan gambar 'itu' ya) sering dibawahnya ada keterangan situs www.blogspot.com gitu. Nah dari situ gue penasaran apaan tuh blog.


Dari awal emang gue penasaran blog itu apa sampe gue baca majalah ponsel bahwa blog itu tulisan atau artikel yang dibuat sengaja (yang pasti dengan niat) untuk dipost diinternet, dari majalah itu yang mau tulisannya bisa dipost gue harus punya akun blog dulu.


Sebenernya gue juga bingung mau nge-post apaan gue, secara gue ini cowok yang biasa-biasa aja nggak ada spesialnya (nggak pake telor).
gue juga bukannya lebay, alay apalagi jablay. Bukan juga kepengen eksis, tapi sekedar pengisi waktu luang bila gue sedang bosen atawa jenuh.


banyak yang menginspirasiin gue 'tuk nulis diblog. Salah atunye dari pesbuk dan twitter.
gue polow beberapa akun yang banyak polowernya , diantaranya @WOWKonyol, @poconggg, @radityadika, @iamsrk, @sherinamunaf, dll.
gue sendiri punya akun twitter @zymecca.


kayanye udah segitu aja yang bisa gue share moga2 gue bisa posting blog yang menarik (amin..).
untuk itu, gue butuh banyak belajar lagi, support dan kerja sama bisa ngebantu gue untuk menjadi yang lebih baek lagi, thanks bagi yang mengunjungi blog gue ini.

Minggu, 11 April 2010

Aku memang begini adanya, karena inilah aku, dan aku akan lakukan sebaik yang aku bisa, selama yang aku mampu